Seiring dengan pengurangan pasien positif di Indonesia pemerintah mulai mengadakan kembali sekolah tatap muka agar anak – anak tidak terlalu lama berada di rumah saja. Pemerintahan melalui Kemedikbud mengatakan bahwa sekolah secara tatap muka akan dilakukan secara bertahap.

Mulai dari beberapa orang saja yang mencoba dan semakin ke depan semakin bertambah untuk siswa yang mencoba. Beberapa wilayah telah mencoba Pembelajaran tatap muka ini yaitu wilayah yang terhitung PPKM Level 1 – 3.

Tahun Ajaran Baru 2021/2022 akan menjadi tahun pertama untuk percobaan tatap muka terbatas dan Tahun Ajaran Baru 2022/2023 akan menjadi tahun dimulainya pembelajaran tatap muka secara keseluruhan apabila tahun percobaan tidak memakan korban yang banyak.

Tidak usah basa – basi lagi langsung saja kita membahas Persiapan yang perlu anda siapkan untuk melakukan sekolah tatap muka terbatas yang akan dilakukan di tahun ajaran baru 2021/2022.

Persiapan Pertama : Mengecek Kondisi Tubuh Dan Kesehatannya

Persiapan pertama yang perlu anda siapkan adalah kondisi tubuh yang maksimal dan tidak terjangkit penyakit apapun seperti Flu dan juga penyakita yang sedang melanda dunia saat ini Covid-19.

Anda bisa melihat dan mengecek tubuh dengan tanda – tanda dan gejala penyakit atau agar anda lebih yakin anda bisa menggunakan pilihan melakukan Rapid Tes untuk memastikan anda atau anak anda tidak tertular Penyakit.

Jadi apabila anak anda memiliki gejala seperti tubuh yang panas disertai demma yang tinggi atau juga terlalu banyak batuk dan bersin sebaiknya anda tidak memberikan ijin untuk sekolah tatap muka terlebih dahulu untuk kenyamanan bersama.

Menggunakan Masker Yang telah Disediakan Atau Membeli Sendiri

Persiapan yang kedua adalah memakai masker yang biasanya disediakan oleh sekolah untuk menunjang pembelajaran. Tetapi apabila anda tidak mendapatkan masker anda bisa membeli sendiri.

READ ALSO :  Peran Pendidikan dalam Kehidupan Sehari-hari

Disarankan apabila anda membeli sendiri sebaiknya anda membeli 2 jenis masker yaitu masker kain yang akan terus dipakai dan dicuci setelahnya dan juga jenis maker yang sekali pakai untuk disimpan di dalam masker kain.

Dan apabila anda mendapatkan masker dari sekolah biasanya masker yang diberikan adalah masker kain yang akan selalu digunakan. Apabila anda mendapatkan masker kain sebaiknya anda menggunakan masker sekali pakai untuk di dalamnya agar masker kain tidak cepat kotor.

Anak – anak sekolah mulai ditekankan untuk melakukan protokol kesehatan secara keseluruhan dan juga sangat ditekankan bagi siswa yang akan mengikuti PTM untuk memakai masker dan tidak membukanya kecuali di saat makan dan minum.

Persiapkan Bekal Dari Rumah

Seiring dengan diadakannya PTM para pedagang yang biasanya berjualan di depan sekolah mulai melakukan aktivitas lagi, tetapi setelah dimulainya aktivitas para pedagang pemerintah mulai mewaspadai makanan yang dijual.

Pemerintah menetapkan bahwa sebaiknya membawa bekal makan siang dari rumah agar tidak melakukan kontak dengan pedagang jalanan atau juga kantin. Dengan begitu kekhawatiran pemerintah teratasi dengan baik.

Apabila anak anda ingin mengikuti PTM sebaiknya anda siapkan bekal dari rumah dan tekankan kepada anak agar tidak melakukan jual beli dengan pedagang di luar sekolah untuk memutus mata rantai Covid-19 pada anak

Prakata

Sekian saja untuk artikel kali ini semoga bermanfaat bagi anda yang ingin anak anda melakukan pembelajaran tatap muka. Bagi anda yang belum puas membaca artikel berkualitas yang hanya ada disini silahkan untuk membaca artikel sebelumnya dengan menekan link berikut.

You May Also Like

Metode Belajar Anak yang Baik dan Benar

Metode Belajar Anak yang Baik dan Benar agar otak anak-anak jauh lebih…

Usia Dimulainya Pendidikan Anak

Usia Dimulainya Pendidikan Anak yang harus diberikan kita sebagi orang tua. Ketika…

Ingin masuk PTN? berikut Tips Lulus Tes SNMPTN

Menjadi mahasiswa merupakan impian banyak orang. Ada banyak cara untuk memasuki dunia…

Cara Chat Dosen untuk Bimbingan Dengan Sopan

Penting bagi mahasiswa untuk selalu menjaga hubungan baik dengan mahasiswa dan pembimbingnya…